KATEGORI MAKANAN RINGAN TRADISIONAL (CRIPING UBI)

NAMA  :  DHENY FADHILLAH
NIM       :     4423116696


MAKANAN YANG MEMBAWA BERKAH TERSENDIRI YAITU “ CRIPING UBI “



Menuju Desa Wisata Peting Sari adalah sebuah pengalaman yang tidak mudah untuk dilupakan tempat yang berada disebelah selatan kaki gunung merapi ini memiliki daya tarik tersendiri. Desa Wisata Peting Sari, Seleman, Jawa Tengah ini sempat terhenti dengan adanya bencana meletusnya gunung merapi tetapi mereka sadar meskipun bencana akan terus terjadi maka kehidupan juga harus tetap berjalan didalam hati masih merasa takut dengan bencana Merapi yang membuat Desa Wisata Peting Sari terhenti. Menurut warga sekitar masih takut dalam melanjutkan kehidupan dan tinggal disana dengan kejadian erupsi dari bencana Merapi yang melanda kampong mereka pada saat itu. Tetapi seorang warga yang dituakan menjadi sebuah tonggak untuk meyakinkan warga di desa Wisata Peting Sari dan beliau adalah orang yang dipercaya sebagai sesepuh kampung yaitu Bapak Sumardi. Karena kata Bapak Sumardi pada saat bencana itu datang beliau meyakinkan warga untuk mengevakuasi diri menuju tempat yang aman. Tanpa adanya intruksi dari saya, warga tidak ada yang mau untuk mengevakuasikan diri mereka “ kata Pak Sumardi “ dan menjadi sebuah tanggung jawab saya apabila saya tidak mau dievakuasikan oleh pengalaman bencana maka banyak warga yang menjadi korban “ Pak Sumardi melanjutkan. Karena menurut beliau bencana yang terjadi apabila gempa bumi sudah menjadi hal biasa yang terus terjadi apa maksudnya ?. “ seperti yang kita tahu saya dan warga Peting Sari tinggal di kaki gunung merapi bahkan tembok rumah kami goyang begitu keras “ kata Pak Sumardi tegasnya. Tetapi dengan kejadian yang sudah menjadi terbiasa dalam menghadapi setiap bencana yang ditimbulkan dari Gunung Merapi dengan tenang. Seakan melupakan kejadian itu masyarakat Peting Sari bangkit bahwa kehidupan harus berlanjut dan mampu dalam mengatasi setiap kehidupan sehari-hari.


kiri "Bu Giarto" dan kanan "Bu Widodo
Narasumber
Nama    :  Ibu Giarto
Umur    :  37 tahun
Anak    :  1 anak
dan
Nama   :  Ibu Widodo
Umur   :  40 tahun
Anak   :  1 anak


Masyarakat Peting Sari percaya bahwa Tuhan tidak memberikan cobaan di luar batas kemampuan hambanya oleh karena itu masyarakat Peting Sari melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti biasanya yaitu kaum Bapak berladang di sawah dari tanah sisa-sisa lahar dingin yang menghanyutkan tanah sawah mereka sebelum bencana dan untuk anak-anak mereka melakukan aktivitas pembelajaran supaya menjadi manusia yang terdidik untuk meraih masa depan yang cerah. Dan untuk kaum ibu mereka melakukan aktivitas di rumah, tetapi mereka bosan dengan aktivitas dirumah saja maka mereka melakukan pembuatan makanan ringan yang dikenal Criping Ubi.

Bahan-bahan pembuatan Criping Ubi

Aktivitas ini sudah berjalan selam tiga tahun setelah bencana yang mereka alami dan menjadi mata pencarian yang membantu kaun Bapak dalam mencukupi kehidupan sehari-hari mereka. Kaum ibu disana tergabung dalam sebuah organisasi yang dikenal dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan menurut Ibu Widodo yang bersuamikan Pak Widodo warga asli dari Desa Peting Sari, Seleman “ bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya aktivitas pembuatan Criping Ubi ini “. Hal ini “ sangat menopang dalam membantu mencukupi ekonomi keluarga sehari-hari “ kata ibu rumah tangga yang memiliki satu orang anak ini. Meskipun berumur 40 tahun Ibu ini tetap semangat dalam melakukan aktivitas pembuatan Cerimping Ubi. Sama halnya seperti Ibu Giarto bersuamikan asli Desa Peting Sari yaitu Pak Giarto “ saya merasakan manfaat dalam membantu suami supaya dapur selalu ngebul “ kata Ibu rumah tangga yang memiliki satu orang anak ini. “ saya juga merasa bangga kalau bisa membantu suami dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari kata ibu 37 tahun ini menambahkan.

Memanfaatkan apa yang di berikan oleh Alam

Awalnya sebelum terbentuknya Desa Wisata Peting Sari sekarang ini mereka hanya melakukan sebuah aktivitas hanya di rumah saja tetapi terbentuknya Desa Wisata Peting Sari ini menjadi kesibukan tersendiri untuk kaum ibu di Desa Peting Sari dalam kegiatan pembuatan makanan yaitu Cerimping dan menjadi berkah dengan adanya Desa Wisata Peting Sari ini. Mereka tidak menjual Cerimping Ubi ini keluar melainkan hanya ada di Desa mereka karena mereka takut tidak sanggup seandainya mereka jual keluar desa dalam memproduksi dengan jumlah yang banyak tidak mampu untuk memproduksinya jadi mereka memproduksi hanya apabila ada wisatawan yang berkunjung ke desa mereka. Baru mereka memproduksi Cerimping Ubi di Desa Wisata Peting Sari, Sleman, Jawa Tengah. 
0 Responses